saat di Cambridge University

saat di Cambridge University

Laman

Senin, 11 Januari 2016

Oyster, Satu Kartu Untuk Muter-Muter di London

Sebagai pelengkap kedua tulisan saya mengenai sistem transportasi di London, kali ini saya akan menjelaskan tentang si Oyster, sebuah kartu multi trip di London.

Sudah sejak lama sistem transportasi di London Cashless (Baca: tidak membayar langsung dengan uang recehan). Semua sistem pembayaran di dalam transportasi London menggunakan sebuah kartu yang bernama OYSTER:



Oyster bisa digunakan untuk naik Bus dan Underground (baca: Kereta bawah tanah). enaknya transportasi di London adalah semua jenis transportasi saling terhubung atau terintegrasi.

Oke, yang sebaiknya kamu lakukan setibanya kamu sampai ke bandara Heathrow London, adalah mencari stasiun. Tenang Statiunnya masih berada di daerah bandara kok.

lalu lakukan pembelian awal kartu Oyster seharga 5 Pound. Agar lebih aman lakukan juga Top Up minimal 20 Pound.

Sekedar informasi untuk setiap kali naik Bus, kita akan dikenakan tarif sekitar 1,5 Pound. Artinya saldo yang tadi sudah kita top Up akan berkurang 1,5 Pound.

Sedangkan untuk Underground kira kira setiap kali naik underground akan dikenakan 3-5 Pound.

Berita baiknya adalah jika kita hanya naik bis saja dalam satu hari, maka maksimal saldo kita hanya akan dipotong 5 Pound. Sedangkan jika seharian naik kereta saja maksimal hanya dipotong 7 Pound. 

Jadi jika kita naik Bis dan Kereta dan kita muter muter pakai kartu Oyster, maksimal saldo kita akan berkurang hanya 12 Pound.


Sangat sederhana bukan?

Jika kamu kesulitan untuk membeli Oyster atau melakukan Top Up, maka jangan segan meminta bantuan kepada Bapak/ Ibu Polisi yang berada di daerah sekitar stasiun. mereka akan dengan senang hati sambil tersenyum ramah mengarahkan anda. 

Yeah I Love London, Because it. Penduduknya Ramah dan berbahasa inggris
Senang rasanya bisa mengerti apa yang dikatakan ibu polisi atau bapak bapak penjaga makanan. 

Eitss tapi jangan salah, karena London itu kota wisata yang Openned bagi siapa saja, maka peluang pencopetan juga besar.

Hati hati ya. jangan membawa uang cash berlebihan, bawalah secukupnya dan jagalah Paspor Kalian jangan sampai hilang. Karena sekali hilang bisa jadi kalian akan kesulitan untuk kembali pulang ke Indonesia

Akhir tulisan mengenai transportasi di London saya tutup dengan Fakta mengejutkan.

Tahukah kamu bahwa perusahaan yang menaungi transportasi London atau biasa disebut Transport For London (TfL) tidak mengambil keuntungan dari setiap pound yang kamu bayarkan?

Menurutku hal tersebut mengagumkan. Sangat bisa dijadikan contoh bagi perbaikan transportasi di Indonesia. Di London, uang yang di terima kemudian digunakan untuk Re-Investasi atau investasi kembali sehingga transportasi di London semakin baik setiap harinya.

Ini adalah semacam “PROPAGANDA” bagi Transportation for London agar transportasi di London semakin baik. Berikut website resmi TfL:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar